Rencana Pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpik Tokyo 2020 di Tengah Serangan Virus Corona

26 Maret 2020
Penulis 

Thomas Bach Presiden Komite Olimpiade (IOC)

ClickNnews.com [Jepang] - Maraknya penyebaran virus corona di Jepang menimbulkan banyak pertanyaan berkenaan dengan pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpik Tokyo 2020.

Sementara itu, laman kyodonews.net menulis pada Kamis (28/2/2020), Presiden Komite Olimpiade (IOC) Thomas Bach menyatakan pihaknya tetap berkomitmen.

"Kami sepenuhnya berkomitmen bahwa pelaksana Olimpiade berjalan sesuai jadwal," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Media dan Komunikasi IPC Craig Spence menambahkan, andaikan IOC memutuskan menunda atau membatalkan Olimpiade, hal itu akan berdampak pada Paralimpik.

Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 dijadwalkan pada 24 Juli.

Sementara itu, petinggi komite organisasi lokal menyebutkan perarakan obor Olimpiade yang dilaksanakan pekan depan bisa diperkecil perayaannya.

Kebijakan itu berkenaan dengan upaya mengurangi risiko kian merebaknya virus corona.

Hingga kini, beberapa aktivitas persiapan Paralimpik Tokyo 2020 terkendala merebaknya virus corona di Jepang.

Tes Turnamen Boccia Paralimpik tetap diselenggarakan. Namun, pada tes itu, atlet tingkat tinggi tidak akan berpartisipasi.

Kebijakan ini ditempuh untuk tetap menjaga kesehatan para atlet. Kedua, Federasi Renang Paralimpik Jepang menunda pertemuan pembahasan kualifikasi Paralimpik Tokyo 2020.

Sementara itu, tim rugby kursi roda Inggris menunda pelatihan di Kitakyushu, barat daya Jepang. Penundaan ini pun terkait dengan merebaknya virus corona......... (Red) / Kompas com

Tinggalkan Komentar Anda

Terimakasih Telah Berpartisipasi Memberikan Komentar

English News

Peduli Bencana

Sosok dan Komunitas

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

AKTA PENDERIAN PERSEROAN TERBATAS

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

No.07 Tanggal, 10 Desember 2019

KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA : Nomor AHU-006384.AH01.01.Tahun 2019

BERITA TERPOPULER

PENULIS POPULER