ADD Belum Cair Sehingga Aparat Desa Tak Terima Gaji 4 Bulan, Begini Penjelasan Kepala Badan Keuangan Tolitoli

10 Mei 2020
Penulis 

 

Moh. Asrul Bantilan, Kepala Badan Keuangan Kabupaten Tolitoli, Sulawsi Tengah (Foto Istimewa Metro Sulteng Id)

 

ClickNnews.com [Tolitoli-Sulteng] Hingga memasuki pertengahan Mei 2020, Aparat Desa di Kabupaten Tolitoli belum menerima gaji dari Bulan januari. Hal itu berkenaan dengan belum cairnya Alokasi Dana Desa (ADD) yang ditetapka dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Tolitoli tahun 2020.

Dari informasi yang dihimpun media ini, sebagian bsar Aparat Desa menggantungkan pendapatan mereka dari gaji tersebut. Apalagi saat ini situasi pandemi covid-19 menghambat aktifitas mereka untuk mencari penghasilan lain. Belum lagi para perangkat desa itu mesti disibukkan dengan urusan desa yang sedang gencarnya melakukan pencegahan covid-19 serta mengatasi dampaknya dengan melakukan pendataan dan penyaluran BLT Dana Desa.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tolitoli, Moh. Asrul Bantilan saat dikonfirmasi, Ahad sore (10/5/2020) mengaku tak ada unsur kesengajaan atas keterlambatan pencairan ADD.

"Perlu diketahui dulu kalau dana ADD menggunakan dana pemda yang bersumber dari DAU dan keterlambatan pencairan ADD bukan karena kesengajaan tapi memang kondisi sekarang sangat tidak menyenangkan akibat pandemi covid-19 ini sehingga semua anggaran ditarik oleh pusat baik DAK, DAU maupun DBH mengalami pengurangan secara radikal ato drastis dan menurunx pendapatan daerah akibat menurunx aktivitas masyarakat dan perekonomian sehingga berimplikasi trhadap belanja daerah," kata Kaban Keuangan Tolitoli melalui pesan Whatsappnya.

Menjawab Clicknusantaranews.com terkait perkiraan pencairan ADD yang memuat anggaran operasional desa termasuk gaji itu, Asrul mengatakan bisa di akhir Bulan ini atau di awal bulan depan.

Kendati demikian menurutnya, pencairan ADD itu setelah pencairan khusus gaji PNS, TPP dan Sertifikasi Guru. Demikian pula prioritas untuk THR, gaji ke-14 lebaran bagi PNS.

"Kalau semua itu telah terbayarkan, dan masih ada sis anggaran pada Rekening Kas Daerah, maka kami akan mengutamakan pelayanan selanjutnya untuk pencairan dana ADD," terang Asrul Bantilan.

Langkah itu diambil pihaknya mengingat adanya keterbatasan oleh karena pengurangan dan penurunan dana transfer ke daerah sebesar 35% di Bulan Mei.

"Sekedar informasi juga kalau dana transferan ke daerah juga sdh mengalami penurunan dan pengurangan sebesar 35 % di bulan mei ini dan di bulan ini. Soal keterbatasan anggaran sehingga kami di BKD baru memproses pencairan khusus gaji PNS, TPP dan sertifikasi guru serta diakhir bulan mei ini diprioritaskan jg untuk THR Gaji ke 14 lebaran bagi PNS," urainya.


Asrul Bantilan hanya berharap semoga pandemi Covid-19 segera berakhir. 

"Doakan saja semoga pandemi covid ini segera berakhir agar anggaran kita bisa normal kembali dan mudah-an akhir Bulan Mei atau di awal Bulan Juni bisa terbayarkan dana ADDnya. Yang jelas Pemda selalu punya niat baik untuk tetap trus bisa melayani rakyatnya melalui penggunaan dana ADD," tutup suaimi dari Eflin Flora Tambuwun tersebut.......(Redaksi)

 

Tinggalkan Komentar Anda

Terimakasih Telah Berpartisipasi Memberikan Komentar

English News

Peduli Bencana

Sosok dan Komunitas

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

AKTA PENDERIAN PERSEROAN TERBATAS

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

No.07 Tanggal, 10 Desember 2019

KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA : Nomor AHU-006384.AH01.01.Tahun 2019

BERITA TERPOPULER

PENULIS POPULER