Kasus Korupsi Perjalanan di Dinas Transmigrasi, Kasi Pidsus Kejari Tolitoli: Kami Masih On The Track

03 Maret 2020
Penulis 

Rustam Effendi, SH., Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Tolitoli

 

ClickNnews.com [Tolitoli-Sulteng] - Kasus korupsi terkait SPPD (Perjalanan Dinas di Dinas Transmigrasi Kabupaten Tolitoli 2016 sd. 20018 masih terus bergulir dalam proses penyidikan di Kejaksaan Negeri Tolitoli.

Kasus yang melibatkan Kadis Transmigrasi kabupaten Tolitoli saat itu, berproses sejak Bulan Juli tahun lalu. Jaksa akhirnya menetapkan Drs. Jumadil Sikoti (JS) sebagai tersangka tak lama kemudian.

Sempat diam dan tak ada kabar untuk sekian Bulan sejak berproses Juli tahunlalu, kasus JS kembali mencuat saat sekelompok massa mengatasnamakan Barisan Oposisi Masyarakat (BOM) Anti Korupsi menggeruduk kantor kejaksaan negeri Tolitoli, pada Rabu (27/2) pekan lalu.

BOM Anti Korupsi Tolitoli menyoal penanganan kasus korupsi SPPD Transmigrasi Tolitoli yang dinilai mandeg dan membiarkan tersangka JS menghirup udara bebas di luar.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tolitoli saat dikonfirmasi hal tersebut, Senin (2/3/2020) mengatakan pihaknya terus memproses kasus tersebut. Saat ini ia mengaku masih terus mengumpulkan keterangan ahli.

"Kami masih on the track. Tahapan penyidikan masih kita lakukan," tandas Rustam Efendi, SH., Kasi Pidsus Kejari Tolitoli.

Saat ditanya dugaan sementara pihak menganggap adanya keraguan jaksa menahan tersangka karena kurang kuatnya sangkaannya, Rustam menepisnya.

"Masalah penahanan menunggu hasil dari ahli lebih dulu. Dan penahanan subjektif penyidik," ungkapnya.

"Penetapan didasarkan 2 alat bukti. Sehingga ditetapkan,"; tambahnya.

Untuk diketahui, Penetapan tersangka JS sempat mengundang kotoversi. Pasalnya JS tak langsung ditahan usai ditetapkan jadi tersangka. Padahal Kejari Tolitoli belum lama sebelumnya menetapakan tersangka kasus korupsi Pasar Salumbi dan langsung menahan Tiga orang tersangkanya.

Perlakuan berbeda itu terkait adanya jaminan dari beberapa pihak. Salah satunya dari Sekretaris Kabupaten Tolitoli, Drs. Mukaddis Syamsuddin, MSi., alasan penyidik sat itu.

Keputusan Kajari Tolitoli itu mengundang sorotan dari para pegiat anti korupsi di Kota Cengkeh Toltoli.

Komunitas anti korupsi itu mendesak agar tersangka segera ditahan.Mereka pun mempertanyakan komitmen pejabat baru Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli.

Saat itu Kajari Tolitoli, Dedy Kurniawan menemui massa dan menegaskan sikapnya untuk menuntaskan persoala korupsi di Dinas Transmigrasi Tolitoli.....(****).

Tinggalkan Komentar Anda

Terimakasih Telah Berpartisipasi Memberikan Komentar

English News

Peduli Bencana

Sosok dan Komunitas

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

AKTA PENDERIAN PERSEROAN TERBATAS

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

No.07 Tanggal, 10 Desember 2019

KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA : Nomor AHU-006384.AH01.01.Tahun 2019

BERITA TERPOPULER

PENULIS POPULER