Asman Abnur, Kader Daerah Pimpin PAN 2020-2025

05 Februari 2020
Penulis 
Oleh: A. Adib Zain, Ketua PAN Jabar 2005-2010
 
ClickNnews.com | Politisi dari daerah terus moncer di PAN, mantan Wakil Walikota Batam ini setelah menjadi Anggota DPR RI, dipercaya sebagai Bendahara Umum DPP PAN oleh Soetrino Bachir sebagai Ketua Umum. Berlanjut kemudian menjabat Ketua DPP PAN diera kepemimpinan Hatta Rajasa. Saat ini Asman Abnur yang biasa dipanggil AA itu menjabat Wakil Ketua Umum. Kader yang pas untuk menjabat Ketua Umum PAN 2020-2025, menggantikan Zulkifli Hasan.
 
Tidak banyak Kader PAN seperti AA, empat periode berturut-turut sebagai DPR RI dari Dapil Riau dan Kepri, kemudian dipercaya menjabat Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara/Reformasi Birokrasi RI. Menunjukkan beliau diterima luas dan dipercaya Presiden Jokowi. Kemudian memilih mundur terhormat setelah PAN mengusung Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019. Jika beliau bukan kader yang baik dan mementingkan pribadi, rasanya kursi empuk MenPAN/RB itu tidak akan ditinggalkan, itulah kesantunan dan kepatuhan AA kepada partai.
 
Mengenai dukungan Hatta Rajasa, saya kira bukan AA ini tidak mampu tandang ke gelanggang sendiri. Tetapi Kader PAN juga membutuhkan sosok Hatta Rajasa, untuk kembali membina partai dan memberikan penguatan ditengah kancah politik nasional. AA bersama Bang Hatta, begitu kami memanggilnya. Akan menjadi "duet-maut" untuk membesarkan partai, sebagaimana sukses PAN ketika dipimpin Bang Hatta. Kita sebagai Kader merasa bangga dan bergairah dalam berpartai.
 
Walaupun mungkin AA harus berkompetisi dengan Calon Ketua Umum yang katanya mendapat dukungan Amien Rais. Rasanya AA dengan Bang Hatta, lebih mudah diterima oleh peserta Kongres PAN, asal mekanisme demokrasi dijalankan dengan baik. Sebagai partai terbuka, segmen plural dan rasional akan menjadi modal AA memenangkan Kongres. Bang Hatta dan AA menjadi simbol bahwa PAN sebagai partai "jalan tengah" yang siap berada diluar pemerintahan dan akan memberikan masukan kepada pemerintah agar lebih berpihak kepada rakyat dalam kebijakannya. 
 
Zulkifli Hasan, dapat menerima AA untuk melanjutkannya, karena AA akan merangkul bukan memukul. Modal sosial AA yang kuat dimasyarakat sebagai seorang yang pengusaha yang sukses namun peduli dengan kegiatan sosial, sebagai bukti beliau banyak  beramal. Disamping memiliki  BPR Syariah, beberapa SPBU dan "raja valas". Beliau juga mendirikan "Politeknik" Kesehatan dan Batam Tourism Politectnic. Serta, menyisihkan sebagian hartanya untuk membangun mesjid besar di Batam, bernama "Jabbal Arafah". Inilah modal sosial dan amal baik seorang pemimpin politik yang tidak hanya berorientasi jabatan dan kekuasaan. Tetapi juga berbuat nyata untuk masyarakat.
 
Kelemahan sekarang akan diperbaiki oleh AA yang sempat menjabat Ketua PAN Kepri ini. Mekanisme organisasi yang hampir mati suri, dimana Permusyawaratan ditingkat Wilayah dan Daerah yang diambil alih DPP, akan dikembalikan kepada wilayah dan daerah, sebagai bentuk desentralisasi kekuasaan. Demikian pula kewenangan dalam proses pencalonan Pilkada yang menjadi hak Wilayah dan Daerah, akan diperkuat sebagai bentuk komitmen kepada otonomi daerah. AA sadar sebagai calon Ketua Umum yang memulai karir politik dan partai dari daerah, insya Allah paham aspirasi kader PAN di daerah.

Tinggalkan Komentar Anda

Terimakasih Telah Berpartisipasi Memberikan Komentar

HUKRIM

English News

TNI-POLRI

Peduli Bencana

Sosok dan Komunitas

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

AKTA PENDERIAN PERSEROAN TERBATAS

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

No.07 Tanggal, 10 Desember 2019

KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA : Nomor AHU-006384.AH01.01.Tahun 2019

BERITA TERPOPULER

PENULIS POPULER