Memprihatinkan, Begini Nasib Guru GTT Jember Diungkap Dihadapan Panitia Angket DPRD

16 Januari 2020
Penulis 

ClickNnews.com, Jember-Jatim ][ Guru tidak tetap (GTT) Kabupaten Jember mendatangi gedung DPRD mengadukan nasibnya  pada Rabu (15/1/2020).

Para guru itu mendatangi DPRD seusai mengajar.  Mereka langsung menyampaikan soal gaji yang hanya Rp 250.000 per bulan. Itu pun dibayar tiga bulan sekali.

Beberapa perwakilan masuk ke ruang bafan musyawarah (Banmus), sementara lainnya tetap berada di halaman gedung dewan sambil menggelar istighosah dengan membaca Al-Quran dan sholawat.

“Tuntutan pertama, masukan anggaran untuk R APBD 2020,” kata Ilham Wahyudi, salah satu perwakilan guru seperti dilansir Kompas.com pada Rabu (15/1/2020)

Wahyudi berpandangan bahwa guru harus sejahtera dengan mendapat gaji Upah Minimum Kabupaten (UMK). Berdasarkan keterangannya, selama ini gaji para GTT diambilkan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Dicicil selama tiga bulan sekali, ada yang Rp 250.000 Rp 700.000,” tutur dia.

Bahkan, kata dia, ada gaji guru yang tidak seberapa itu dicicil selama enam bulan.

Menanggapi hal itu, ketua panitia angket DPRD Jember, Tabroni mengatakan pihaknya ingin mengetahui persoalan pendidikan di Jember.

Masalah tersebut, kata dia, akan ditampung untuk oleh panita angket DPRD Jember. Selanjutnya akan disampaikan pada Bupati Jember untuk dimintai pertanggungjawaban ketika dipanggil oleh panitia angket.

“Kami menampung secara keseluruhan untuk menjadi bahan panitia angket,” tandas Tabroni.........(****)

61 Kali Dilihat
Ma'ruf Asli

Tinggalkan Komentar Anda

Terimakasih Telah Berpartisipasi Memberikan Komentar

English News

Peduli Bencana

Sosok dan Komunitas

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

AKTA PENDERIAN PERSEROAN TERBATAS

PT. TRIPUTRA MEDIA NUSANTARA

No.07 Tanggal, 10 Desember 2019

KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA : Nomor AHU-006384.AH01.01.Tahun 2019

BERITA TERPOPULER

PENULIS POPULER